> Nico Fergiyono

Rabu, 27 November 2013

Konsiliasi

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
          Masyarakat indonesia merupakan bangsa yang multikultural oleh karena itu sering terjadi adanya konflik . Baik konflik yang ruang ingkupnya masih kecil maupu besar.ada banyak sekali penyebabnya baik itu masalah agam , gender , perbedaan kepentingan dan lain sebagainya .
Dengan demikian ada beberapa macam cara untuk menyelesaikan konflik salah satunya dengan konsiliasi yaitu dengan mempertemukan keinginan pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan dan menyelesaikan perselisihan itu
agar lebih cepat terselesaikan dan jangan sampai ke pihak pengadilan terlebih dahulu untuk mempermudah penyelesainnya dan lebih efisien.baik waktu maupun biayanya .
Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian konsiliasi?
2.      Apa tujuan konsiliasi?
3.      Apa keuntungan konsiliasi?

Tujuan
1.      Ingin mengetahui pengertian konsiliasi
2.      Ingin mengetahui tujuan konsiliasi
3.      Ingin mengetahui keuntungan konsiliasi



BAB  II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian dan Karekteristik Konsiliasi

Bangsa yang pertama kali mengenal konsiliasi adalah Jepang. Konsiliasi di Jepang disebut chotel. Konsiliasi di Jepang digunakan untuk menyelesaikan sengketa secara informal. Dalam bahasa Inggris konsiliasi berasal dari concilliation yang berarti pemufakatan. Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia, konsiliasi adalah usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan dan menyelesaikan perselisihan.
Pada dasarnya konsiliasi memiliki karakteristik yang hampir sama dengan mediasi, hanya saja peran konsiliator lebih aktif dari mediator, yaitu :
1.      Konsiliasi adalah proses penyelesaian sengketa di luar pengadilan secara kooperatif.
2.      Konsiliator adalah pihak ketiga yang netral dan terlibat yang diterima oleh para pihak yang bersengketa di dalam pengadilan
3.      Konsiliator bertugas membantu para pihak yang bersengketa untuk menyelesaikan permasalahan.
4.      Konsiliator bersifat aktif dan memiliki kewenangan untuk mengusulkan pendapat dan mengusulkan syarat-syarat kesepakatan diantara para pihak.
5.      Konsiliator tidak mempunyai kewenangan membuat keputusan selama perundingan berlangsung.
6.      Tujuan konsiliasi adalah untuk mencapai dan memperoleh kesepakatan yang dapat diterima oleh pihak yang bersengketa guna mengakhiri sengketa.



Usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan dan menyelesaikan perselisihan itu. Penyelesaian sengketa melalui cara konsiliasi menggunakan intervensi pihak ketiga.Pihak ketiga yang melakukan intervensi ini biasanya adalah Negara, namun bisa juga sebuah komisi yang dibentuk oleh para pihak. Komisi konsiliasi yang dibentuk oleh para pihak dapat saja terlembaga, yang kemudian memberikan persyaratan penyelesaian yang diterima oleh para pihak. Namun keputusan yang diberikan oleh komisi konsiliasi ini tidak mengikat para pihak.
Contoh dari konsiliasi adalah sengketa yang terjadi antara Thailand dan Prancis, kedua belah pihak sepakat untuk membentuk komisi konsiliasi. Dalam kasus ini Thaiand selalu menuntut sebagian dari wilayah Laos dan Kamboja yang terletak di bagian timur tapal batasnya. Karena waktu itu Laos dan Kamboja protektorat Perancis, maka konsiliasi merupakan suatu cara penyelesaian sengketaoleh suatu organ yang dibentuk sebelumnya atas kesepakatan para pihak yang bersengketa. Organ yang dibentuk tersebut mengajukan usul-usul penyelesaian kepada para pihak yang bersengketa.

 B. Tujuan Konsiliasi

Tujuan dari pertemuan konsiliasi adalah untuk membawa pihak yang berkepentingan untuk bersama sama mencari jalan keluar untuk menyelesaikan perselisihan.Konsiliasi mencari jalan tengah yang bisa diterima kedua belah pihak untuk menyelesaikan  permasalahan, supaya kedua belah  pihak dapat melewati perselisihan tersebut . Karena proses konsiliasi memperbolehkan kedua belah   pihak yang berselisih untuk membicarakan masalah mereka, maka ini memungkinkan bagi salah satu pihak untuk mendapatkan pengertian yang lebih baik atas pihak yang lain. Ini dapat membantu menghilangkan salah pengertian yang dikarenakan prasangka atau informasi yang tidak benar untuk mencapai    perubahan sikap yang  nyata. Semua informasi yang didapatkan dalam proses   konsiliasi akan dijaga kerahasiaannya dan tidak akan dibuat sebagai bagian dari proses peradilan.
Pertemuan konsiliasi adalah pertemuan suka rela. Jika pihak yang bersangkutan mencapai perdamaian, maka perjanjian perdamaian yang ditandatangani oleh pihak yang bersangkutan merupakan kontrak yang mengikat   secara   hukum. Perdamaian dalam pertemuan konsiliasi dapat berupa permintaan maaf, perubahan kebijaksanaan dan kebiasaan, memeriksa kembali prosedur kerja, memperkerjakan kembali, ganti rugi uang, dan sebagainya.

Bantuan Hukum
Apabila konsiliasi tidak berhasil, maka pengadu dapat mengajukan permohonan bantuan hukum pada EOC. Semua pengajuan bantuan dipertimbangkan oleh Komite Hukum dan Pengaduan EOC.
Konsiliasi membantu para pihak yang berbeda untuk merundingkan penyelesaian dengan:
  • mengidentifikasi permasalahan dan memahami fakta dan keadaan
  • mendiskusikan masalah
  • memahami kebutuhan para pihak
  • mencapai kesepakatan yang dapat diterima satu sama lain

A.  Keuntungan Konsiliasi
  1. Bebas biaya
  2. Proses penyelesaian melaui konsiliasi lebih singkat dibandingkan proses
            Pengadilan.
  1. Tidak ada paparan media terhadap para pihak perorangan.
      4.  Tidak seformal dibandingkan dengan sidang di pengadilan
      5.  Konsiliasi bersifat sukarela
     C.  KEUNTUNGAN KONSILIASI
- Bebas biaya
- Proses penyelesaian melaui konsiliasi lebih singkat dibandingkan proses pengadilan.
- Tidak ada paparan media terhadap para pihak perorangan.
- Tidak seformal dibandingkan dengan sidang di pengadilan
- Konsiliasi bersifat sukarela

    D. PERSIAPAN GUNA MENGHADAPI KONSILIASI
- Bersiaplah untuk mengungkapkan dan menjelaskan masalah serta kebutuhan Anda
- Bersiaplah untuk mendengarkan pihak lain
- Ajaklah seorang teman atau pengacara apabila Anda memerlukannya tetapi Anda harus memberi tahu kami terlebih dahulu sehingga kami bisa mendapatkan persetujuan dari pihak lainnya. Jika pihak lainnya tidak setuju, maka Anda tidak dapat mengajak orang lain kedalam pertemuan konsiliasi. Meskipun demikian, orang yang Anda ajak boleh duduk di ruangan lain agar Anda bisa berdiskusi dengan orang tersebut apabila perlu.
- Pertimbangkan kemungkinan hasil yang ingin Anda peroleh
- Bersiaplah untuk mendiskusikan kemungkinan hasil ini

    E. PETUGAS KONSILIASI
- Para petugas konsiliasi di EOC berasal dari latar belakang yang beraneka ragam
- Pelatihan mereka diperbaharui secara berkala
- Mereka diharuskan untuk bersikap adil, mandiri dan tidak memihak

Apa yang saya lakukan pada pertemuan konsiliasi?
Anda harus berperan aktif dengan:
- menyatakan kasus Anda dengan jelas 

- mengajukan pertanyaan, jika Anda tidak memahami apa yang dibahas
- mendengarkan pendapat pihak lainnya
- menyarankan dan mempertimbangkan jalan pilihan untuk penyelesaian perselisihan
- membantu mencapai kesepakatan akhir 

Apakah yang petugas konsiliasi lakukan dalam konsiliasi?
Mereka:
- memastikan bahwa setiap pihak mempunyai kesempatan untuk menjelaskan masalah
- mendorong setiap pihak untuk mendengarkan apa yang harus dikatakan pihak lainnya
- memastikan semua informasi yang tersedia dipahami dan dipertimbangkan
- mendorong setiap pihak untuk mendiskusikan kasus tersebut dan berusaha mencapai kesepakatan
- memperlakukan setiap pihak secara adil dan tidak memihak
- diharuskan untuk menghormati kerahasiaan para pihak

Bagaimana petugas konsiliasi membantu saya?
Mereka:
- mendiskusikan masalah yang diperselisihkan dengan mengajukan pertanyaan yang dirancang untuk membantu para pihak bertukar informasi
- mengembangkan dan membahas pilihan untuk penyelesaian
- menulis rancangan kesepakatan perdamaian sesuai dengan kehendak para pihak dan mencatat hasilnya

Apakah syarat-syarat penyelesaian perselisihan yang dapat saya minta?
Syarat-syarat penyelesaian perselisihan bergantung pada situasi perselisihan. Biasanya, adalah kebalikan dari situasi yang menyebabkan pengaduan. Misalnya, jika seseorang dipecat, maka dia dapat meminta untuk dipekerjakan kembali. Apabila permintaan kenaikan jabatannya atau transfernya ditolak, maka seseorang dapat meminta kenaikan jabatan atau transfer. Apabila permintaan pelatihan ditolak, maka pelatihan tersebut dapat menjadi syarat dalam syarat penyelesaian. Kemungkinan lainnya adalah:
- surat permintaan maaf
- penetapan kebijakan persamaan kesempatan
- ganti rugi keuangan
- pembangunan akses fisik, dsb.

Apakah kesepakatan penyelesaian secara hukum mengikat?
Ya. Kesepakatan tersebut adalah kontrak antara kedua belah pihak dan secara hukum mengikat.
Bagaimana jika konsiliasi tidak berhasil?
Jika konsiliasi tidak berhasil, maka pemohon dapat mengajukan permohonan bantuan hukum pada EOC guna mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Distrik (District Court). Meskipun demikian, tidak ada jaminan bahwa bantuan hukum tersebut akan diberikan (untuk setiap permohonan).
EOC tidak dapat mempertimbangkan permohonan bantuan hukum kecuali jika pemohon telah menjalani proses sistem pengaduan dan konsiliasi tidak berhasil. Dalam kasus seperti itu, EOC mungkin, jika menurut EOC tepat untuk melakukannya, akan memberi bantuan hukum.
Berdasarkan undang-undang, bantuan hukum bisa diberikan jika:
- kasus menimbulkan permasalahan tentang prinsip; atau
- sulit sekali mengharapkan pemohon menangani kasus tersebut tanpa bantuan hukum karena kerumitan kasus atau posisi pemohon dalam hubungannya dengan tergugat.




BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
           
Konsiliasi adalah usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan dan menyelesaikan perselisihan. Tujuan dari pertemuan konsiliasi adalah untuk membawa pihak yang berkepentingan untuk bersama sama mencari jalan keluar untuk menyelesaikan perselisihan. Konsiliasi mencari jalan tengah yang bisa diterima kedua belah pihak untuk menyelesaikan  permasalahan, supaya kedua belah  pihak dapat melewati perselisihan tersebut.  Selain itu konsiliasi juga mempunyai keuntungan antara lain bebas biaya, proses penyelesaian melaui konsiliasi lebih singkat dibandingkan proses pengadilan, tidak ada paparan media terhadap para pihak perorangan, tidak seformal dibandingkan dengan sidang di pengadilan , dan konsiliasi bersifat sukarela .

Saran

            Kami selaku penyusun makalah ini menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan sarannya untuk menyempurnakan makalah ini menjadi lebih baik ke depannya .

perubahan sosial di pasar-pasar tradisional di yogyakarta

LATAR BELAKANG MASALAH

Dengan berkembangnya zaman yang semakin modern tentunya,banyak sekali mengalami perubahan-perubahan terutama dalam bidang perindustrian yang didukung dengan teknologi yang semakin maju yang dapat menghasilkan beraneka ragam jenis barang apapun dalam waktu yang relatif cepat sehingga hampir semua barang cepat masuk pasaran tak terkecuali pasar tradisional pun ikut andil didalamnya.
Akan tetapi akhir-akhir ini,keberadaan pasar tradisional hampir punah atau dengan kata lain kemajuannya sudah tidak melonjak tinggi lagi dibandingkan pada zaman dahulu.hal itu dikarenakan karena adanya pasar-pasar modern yang semakin menjamur.Akan tetapi bagaimana pun juga pasar tradisional lebih menggambarkan denyut nadi perekonomian rakyat kebanyakan.disana masih banyak orang yang menggantungkan hidupnya dari mulai pedagang kecil,kuli panggul,tukang becak,dan masih banyak lagi peran pasar tradisional bagi masyarakat sekitar khususnya.
Dari sekian banyaknya pasar tradisional yang ada di yogyakarta,itu tingkat kemajuan dan perkembangannya berbeda-beda karena banyak sekali faktor yang mempengaruhinya.yang akan kami bandingkan hanya pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan).
Oleh karena itu,berdasarkan uraian-uraian diatas,kami mempunyai pemilihan-pemilihan masalah dalam memganalisis study perbandingan antara pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) adalah sebagai berikut:
Ø  Untuk mengetahui study perbandingan antara pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa  catur tunggal (gowokan) dilihat dari sisi harganya.
Ø  Untuk mengetahui study perbandingan antara pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) dilihat dari sisi jenis barang dan jasa yang dijualnya.
Ø  Untuk mengetahui study perbandingan antara pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) dilihat dari sisi jenis barang dan jasa yang dijualnya.
Ø  Untuk mengetahui study perbandingan antara pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) dilihat dari sisi tempatnya.


RUMUSAN MASALAH

Ø  Bagaimana perbandingan antara pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) dilihat dari sisi harganya.
Ø  Bagaimana perbandingan antara pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) dilihat dari sisi jenis barang dan jasa yang dijualnya.
Ø  Bagaimana perbandingan antara pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) dilihat dari sisi kualitasnya.
Ø  Bagaimana perbandingan antara pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) dilihat dari sisi tempatnya.






KAJIAN PUSTAKA

Tingkat suatu kemajuan pasar tradisional itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya khususnya pasar beringharjo terhadap pasar demangan dan pasar catur tunggal (gowokan).Dilihat dari sisi umum,faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah sebagai berikut:
1.      Harga dan kualitas suatu barang.
Menurut teori/analisa ekonomi mikro,harga itu terbentu karena adanya interaksi antara penawaran dan permintaan akan sesuatu barang dan jasa di dalam suatu pasar.
Harga juga ditentukan oleh besarnya biaya produksi yang dihasilkan sehingga akan menentukan barang itu mempunyai kualitas yang baik atu tidak.semakin bagus barang yang dihasilkan semakin mahal pula biaya produksi yang dikeluarkan dan harga pun akan semakin mahal begitupun sebaliknya apabila kualitas akan suatu barang itu rendah maka semakin sedikit pula biaya produksi yang dikeluarkan dan harganya pun akan murah.akan tetapi sering terjadi yang namanya diskriminasi harga di dalam pasar.diskriminasi harga adalah kebijaksanaan harga yang berbeda kepada konsumen yang berbeda dengan mencari atau untuk  mendapatkan  keuntungan yang optimal akan barang atau jasa tersebut.
Disinilah akan terjadi persaingan antar pasar dimana seorang penjual menjual barang atau jasa dengan harga yang relatif murah sedangkan kulaitasnya bagus dan memperoleh keuntungan yang maksimum.pasar seperti itulah yang relatif akan lebih maju karena dapat menerapkan sistem seperti itu.karena masyarakat kita biasanya lebih condong datang ke pasar yang harganya relatif murah dan kualitasnyapun bagus.
Hal inilah yang menjadi daya tarik tesendiri bagi suatu pasar dan menyebabkan tingkat kemajuannya pun berbeda-beda karena salah satunya dipengaruhi olef faktor harga dan kualitas.(sayuthi,m djamil.pengantar ekonomi makro dan sudarsono,pengantar ekonomi mikro)

2.      Jenis barang dan jasa yang di jual
Masalah barang dan jasa yang dijual di pasaran erat kaitannya dengan teori produksi.dalam teori produksi itu menyangkut masalah biaya produksi,tingkat produksi yang paling menguntungkan bagi produsen serta kombinasi faktor-faktor produksi yang harus dipilih oleh produsen agar tujuan mencapai  laba maksimum.selain itu juga,masalah pemilihan jenis barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat juga harus tergantung pada preferensi masyarakat itu sesuai dengan sumber daya yang tersedia.selain itu dalam pemilihan barang dan jasa yang akan dihasilkan menyangkut pula cara pengerahan dana dan daya sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat sehingga tidak terjadi pemborosan penggunaan sumber daya.
Oleh karena itu antara pasar yang satu dengan yang lainnya itu menjual barang dan jasa yang berbeda karena masing-masing pasar itu memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menjual dan memproduksi barang dan jasa agar dapat mencapai laba yang maksimum.(sayuthi,m djamil.pengantar ekonomi makro)
3.      Tempat
Berkaitan dengan tempat,itu erat hubungannya dengan masalah ekonomi yaitu distribusi.dimana tempat itu sangat berpengaruh dalam sutu kemajuan pasar ataupun yang lainnya,apabila suatu pasar itu strategis maka pendistribusian pun akan lancar dan barang atau jasa akan mudah untuk keluar masuk pasar begitupun sebaliknya apabila letaknya atau tempatnya tidak strategis maka barang atau jasa pun akan susah menembus pasaran.Tempat juga berpengauh juga sebagai daya tarik pembeli.( sayuthi,m djamil.pengantar ekonomi makro)




PEMBAHASAN

Tingkat kemajuan antar pasar beringharjo,demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) itu berbeda-beda satu dengan yang lainnya,mempunyai persamaan dan perbedaan tersendiri, mempunyai kelemahan dan kelebihan masing-masing.karena dengan adanya semua itu,semua akan saling melengkapi satu dengan yang lainnya.
Dari ke 3 pasar tersebut yaitu pasar beringharjo,pasar demangan,dan pasar desa catur tunggal (gowokan),kami akan membandingkannya dengan beberapa kriteria ialah sebagai berikut:
1.      HARGA
Harga salah satu kriteria seorang pembeli dalam mempertimbangkan untuk membeli suatu barang.Didalam pasar beringharjo,pasar demangan dan pasar desa catur tunggal itu tidak terlihat perbedaan yang menonjol karena harga sendiri yang membentuknya adalah pasar itu sendiri bukan oleh penjual maupun oleh pembeli.jadi hampir semua jenis barang yang terdapat di tiap pasar itu harganya relatif sama.walaupun ada perbedaan sedikit,karena mungkin dipengaruhi oleh biaya produksi dan biaya distribusi.
Akan tetapi adakalanya harga juga tidak terbentuk oleh pasar akan tetapi penjual yang menentukannya karena mungkin dipengaruhi oleh kualitas barangnya berbeda dengan barang yang lainnya seingga biaya produksipun relatif lebih mahal sehingga harga di pasarpun akan mahal.
Tapi pada intinya antara pasar beringharjo,pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) pada masalah harga itu tidak jauh berbeda,semuanya hampir sama karena harga sendiri terbentuk oleh pasar,penjual dan pembeli tidak bisa menentukan akan hal itu.

2.      KUALITAS
Kualitas akan suatu barang merupakan daya tarik tersendiri bagi para pembeli.Didalam pasar beringharjo,pasar demangan,dan pasar desa catur tunggal (gowokan) mempunyai kuaalitas yang berbeda-beda akan jenis barang yang diperjualkannya.karena kualitas akan suatu barang juga dipengaruhi oleh beberapa faktor adalah sebagai berikut:
Ø  Keterbatasan modal.
Ø  Sumberdaya yang tersedia terbatas.
Ø  Besarnya minat para pembeli untuk membeli akan suatu barang yang kualitasnnyaseperti apa.
Ø  Faktor produksi / alat.
Itulah beberapa hambatan dalam menentukan suatu kualitas akan suatu barang dan jasa.akan tetapi dilihat dari segi kualitas pasar beringharjo yang memegang kualitas tinggi baik dari dari segi sandang maupun yang lainnyadibandingkan dengan pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan).karena pasar beringharjo mampu mengatasi faktor-faktor tersebut.
3.      JENIS BARANG DAN JASA
Setiap pasar itu memiliki atau menyediakan jenis barang dan jasa yang berbeda seperti pasar beringharjo,pasar demangan dan pasar desa catur tunggal (gowokan) itu memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing.berikut uraiannya adalah sebagai berikut:
-          PASAR BERINGHARJO
Dipasar beringharjo hampir menyediakan semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh masyarakat baik itu barang maupun jasa.dipasar beringharjo terdapat semua aneka ragam busana mulai dari anak-anak sampai orang tua, pernak-pernik, batik (baju maupun kain), sandal, sepatu, aksesoris, jajanan, makanan, sayur mayur, sembako, aneka ikan, rempah-rempah, peralatan pernikahan, bunga, elektronik, dan aneka jasaun tersedia mulai dari tukang becak,buruh gendong,ojeg,dan beraneka macam servis semua tersedia.semua yang dibutuhkan oleh masyarakat hampir semuanya tersedia disini sehingga pembeli lebih mudah dalam membeli beraneka macam barang karena sudah ada pada satu tempat.
-          PASAR DEMANGAN
Dipasar demangan hampir semua barang dan jasa terfokus menjual kebutuhan sehari-hari.seperti aneka macam sayura-sayuran,aneka ikan,ayam,jajanan,buah-buahan,maupun aneka macam kebutuhan sembako dan peralatan rumah tangga dan sedikit yang menjual sandang maupun sandal dan sepatu.akan tetapi di sepanjang pasar demangan juga ada yang menjual berbagai macam elektronik.dipasar demangan juga terdapat jasa seperti tukang jahit,buruh gendong,tukang becak maupun ojek motor.Jadi pada dasarnya pasar demangan lebih menekankan pada kebutuhan sehari-hari.
-          PASAR DESA CATUR TUNGGAL (GOWOKAN)
Antara pasar demangan dan pasar desa catur tunggal itu hampir sama lebih menekankan pada kebutuhan sehari-hari tidak ada perbedaan yang menonjol antara keduanya.
4.      TEMPAT
Tempat juga mempengaruhi akan kemajuan suatu pasar karena tepat yang strategis keberadaannya akan lebih maju.di pasar beringharjo lokasi atau tempatnya itu sangat strategis sehingga memudahkan pembeli untuk datang sedangkan pasar demangan itu lumayan steategis maih dipinggiran jalan akan tetapi pasar desa catur tunggal itu sangat tidak strategis karena posisi atau tempatnya itu persis berada di belakan pasar modern (ambarukmo plaza) sehingga keberadaannya tidak begitu maju karena tersaingi oleh pasar modern tersebut.

KESIMPULAN
Dari ke 3 pasar tersebut yang telah di bandingkan yaitu pasar beringharjo,pasar demangan,dan pasar desa catur tunggal itu yang relatif lebih maju adalah pasar beringharjo karena menguasai 4 kriteria yaitu harga,kualitas,jenis barang dan jasa yang dijual,dan tempat.sehingga pasar beringharjolebih ramai keberadaannya dan banyak dikunjungi serta di minati oleh masyarakat setempat khususnya seluruh masyarakat yogyakarta pada umumnya.

SARAN

Kami selaku penyusun paper ini,menyasari akan kekurangan didalamnya.oleh karena itu,kami mengharapkan kritik demi membangun dan mengembangkan paper ini kedepannya.

perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat sekitar gunung merapi

BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
Lava tour merupakanobyek wisata baru yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.Dikatakan baru, karena lava tour sendiri terbentuk setelah erupsi gunung merapi tahun 2010.Keberadaan lava tour tentunya banyak memberi perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat sekitar. Wisata dengan objek daerah  bencana erupsi  ini dibuka saat status merapi dinyatakan aman. Daya tarik dari obyek wisata lava tour ini adalah kedahsyatan dari bencana yang meluluhlantakkan daerah sekitar merapi yang terlihat dari sisa-sisa bangunan dan materiil yang ada, jadi wisatawan dapat melihat lengsung bekas-bekas terjangan awan panas dan lava merapi yang sudah dingin. Lava tour merapi banyak menarik minat wisatawan, karena objek wisata lava ini hanya ada di Kabupaten Sleman dan tidak ada di derah lain di Indonesia.
            Erupsi merapi yang terjadi pada bulan oktober 2010 menyebabakan banyak kerugian materiil maupun immaterial yang menyebabkan warga dari banyak desa di kecamatan cangkringan kehilangan harta benda, tempat tinggal, bahkan sanak saudara. Pasaca erupsi merapi, mereka menempati tempat tinggal yang baru yaitu di shelter pengungsian yang berbeda dari tempat tinggal yang  lama sehingga kehidupan sosialnya pun banyak mengalami perubahan.
      Bencana alam merupakan faktor penyebab perubahan ssosial yang sangat besar dampaknya.Lingkungan alam sangatlah mempengaruhi sendi kehidupan suatu masyarakat sehingga bila terjadi perubahan pada lingkungan maka dampaknya adalah terjadinya perubahan sosial terhadap masyarakat tersebut.Kedaan masyarakat yang tadinya teratur, memiliki sistem, dan terdapat stratifikasi di dalamnya kini sudah tidak terlihat lagi.Saat ini mungkin sangat sulit membedakan mana penduduk kaya dan miskin, mana penduduk berkedudukan tinggi dan rendah. Kini semuanya sama tidak ada yang lebih kaya dan tidak ada yang kedudukannya lebih tinggi, semuanya hanya bisa hidup dengan mengandalkan bantuan dari pihak LSM maupun pemerintah. Dengan adanya wisata  lava tour pasca erupsi merapi, menjadi suatu harapan baru bagi para korban pengungsian untuk bangkit dan memperoleh sumber pendapatan baru yaitu dengan berdagang maupun biaya retribusi dari wisatawan yang digunakan untuk membangun kembali daerah yang rusak akibat erupsi merapi. Adanya lava tour merapi juga banyak memberi perubahan pada kehidupan sosial masyarakat daerah yang menjadi bagian dari obyek wisata lava tour merapi.
  1. Rumusan Masalah
1.      Bagaimana gambaran umum mengenai lava tour?
2.      Bagaimana perubahan sosial budaya yang terjadi di gunung merapi?
  1. Tujuan
Tujuan dibuatnya makalah ini untuk mengetahui gambaran umum mengenai lava tour serta untuk mengetahui perubahan sosial budaya yang terjadi di daerah lava tour sebagai akibat dari bencana erupsi merapi.

BAB II
LANDASAN TEORI
A.    Pengertian Lava tour
Lava tour adalah objek wisata berupa daerah yang terkena dampak erupsi gunung berapi.
B.     Pengertian perubahan sosial
Perubahan sosial adalah perubahan- perubahan yang terjadi  pada masyarakat yang mencakup aspek- aspek  struktur dari suatu masyarakat karena terjadinya perubahan dari  faktor lingkungan, karena berubahnya komposisi penduduk, keadaan geografis ,serta berubahnya keadaan sistem hubungan sosial, maupun perubahan pada lembaga kemasyarakatannya.
Gillin dan gillin menyatakan bahwa perubahan sosial adalah suatu variasi dari cara- cara hidup yang telah diterima, yang disebabkan karena perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan materiil, komposisi penduduk, ideologi maupun karena adanya difusi ataupun penemuan- penemuan baru dalam masyarakat tersebut.
Wiliam F. Ogburn berusaha memberikan sesuatu pengertian bahwa ruang lingkup perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan baik material maupun immaterial, dimana yang ditekankan adalah pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap immaterial.
C.     Bentuk perubahan sosial dan kebudayaan
Bentuk perubahan sosial dan kebudayaan diantaranya adalah perubahan perubahan sosial yang tidak dikehendaki. Perubahan yang tidak dikehendaki atau yang tidak direncanakan merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat socialyang tidak diharapkan oleh masyarakat.
  1. Kejutan kebudayaan atau cultural shock
Culture Shock adalah perubahan nilai budaya seiring dengan perkembangan jaman dan wawasan yang makin berkembang ini biasanya terjadi pada orang-orang yang secara tiba-tiba berpindah atau dipindahkan ke lingkungan yang baru
  1. In- group dan out group
In group merupakan kelompok sosial dimana sesorang mengidentikasikan diri. Sedangkan out-group merupakan kelompok sosial yang menjadi lawan dari in- group.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
1.      Lokasi
Observasi ini dilaksanakan di kawasan wisata lava tour yang terletak di Dusun Kopeng, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman.
2.      Waktu
Observasi dilaksanakan pada tanggal 30 April 2011 pukul 10.30- 12.30.
3.      Bentuk
Bentuk penelitian ini kualitatif untuk mengetahui fenomena yang ada di sekitar lava tour khususnya mengenai perubahan sosial dan budaya yang terjadi.
4.      Teknik pengumpulan data
a.       Wawancara mendalam
Wawancara mendalam dilakukan dengan mengajukan pertanyaan mendalam mengenai hal yang berhubungan dengan perubahan sosial budaya kepada penduduk yang berada di wilayah lava tour.
b.      Observasi langsung
Observasi langsung dilakukan untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dengan mendatangi langsung tempat yang menjadi kajian observasi lapangan yaitu lava tour

BAB IV
PEMBAHASAN
A.    Gambaran umum Lava Tour
Lava tour merupakan tempat objek wisata yang berupa daerah yang terkena dampak erupsi merapi. Wisata lava tour menyuguhkan pemandangan hamparan pasir pasca erupsi Merapi tahun 2006.Pada tahun 2006 tersebut terjangan lava dan awan panas mampu merobohkan dinding penghalang bagian selatan yang disebut geger boyo (punggung buaya) sehingga material panas tersebut kemudian menimbun bumi perkemahan Kaliadem kawasan yang tertimbun bekas lahar merapi. Tempat tersebut resmi dijadikan lava tour  oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman pada tahun 2008.
Mulai tahun 2010 obyek wisata lava tour tidak hanya di Kaliadem, namun dusun yang biasa menjadi tujuan wisata lava tour  adalah Kinahrejo, Ngrangkah, Pangukrejo yang berada di wilayah Desa Umbulharjo. Sedangkan  lokasi wisata Lava Tour di Desa Kepuharjo, antara lain di Dusun Kopeng, Jambu, Kaliadem, Petung, Manggong, serta sejumlah dusun-dusun di pinggir Kali Gendol, Kalikuning dan  Kali Opak yang masih berada di wilayah Kecamatan Cangkringan..
 Keberadaan desa-desa wisata di daerah tersebut didatangi ribuan wisatawan untuk melihat bekas wilayah yang dilanda awan panas dan lahar dingin saat erupsi Merapi yang terjadi pada tanggal  26 Oktober - 5 November 2010. Daerah yang yang terkena dampak erupsi merapi yang paling parah ialah yang menjadi tujuan utama para wisatawan.Dari desa- desa ini wisatawan dapat secara langsung melihat keadaan daerah yang dilalui lahar saat letusan gunung berapi.Setiap wisatawan yang masuk ke wisata lahar dipungut biaya Rp 5000/ orang dan biaya parkir Rp 2000/ kendaraan roda dua. Keterangan yang kami dapatkan dari salah satu pengurus dana retribusi masuk obyek wisata yaitu  Pembagian hasil retrebusi 20 persen untuk tiap kepala keluarga, 50 persen untuk Karang Taruna dan 5 persen untuk komunitas, 3 persen untuk desa serta 10 persen untuk dana sosial masyarakat. Lava tour memberikan rezeki tersendiri bagi para korban erupsi merapi.
Erupsi merapi yang terjadi pada tahun 2010 kemarin merupakan erupsi terbesar dalam kurun waktu 100 tahun terakhir.Sebanyak 14 desa habis terlahap letusan gunung merapi.Yaitu desa Kalibening, Kaliurang, Kapuhan, Keningar, Lencoh, Ngargomulyo, Paten, Samiran, Sengi, Sewukan, Sumber, Seruteleng dan Tlogolele.
B.     Perubahan sosial budaya di sekitar gunung merapi
Pasca erupsi merapi membuat mereka yang tertimpa bencana kehilangan fondasi kehidupan, mulai dari lapangan pekerjaan, rumah tempat tinggal, perlengkapan hidup, hingga transportasi yaitu akses jalan yang terputus  akibat terjangan lahar merapi. Masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, meninggalkan kampung halamannya dan mengungsi ketempat yang lebih aman.Secara umum bentuk perkampungan di daerah pegunungan yang biasa tersebar, dan interaksi diantara sesama anggota masyarakat kurang intense, sekarang berubah menjadi pemukiman yang memusat pada shelter pengungsian yang membuat interaksi serta hubungan antar anggota masyarakat lebih erat.
Letusan merapi yang begitu dahsyat beberapa bulan kemarin menyebabkan banyak anggota masyarakat di daerah lava tour yang kehilangan tempat tinggal. Warga yang kehilangan rumah sebagai tempat tinggal di tampung pada shelter- shelter pengungsian, yaitu diantaranya gondang 1, gondang 2, dan gondang 3.Tiap unit shelter dibangun dengan biaya antara enam hingga tujuh juta rupiah, dengan luas bangunan 36 meter persegi, lantai semen, dinding bambu, tiang utama bambu dan atap seng.Tiap unit terdiri dari dua kamar tidur, satu ruang keluarga, dilengkapi dengan sarana Mandi Cuci Kakus dan enam titik lampu.Pendirian hunian sementara ini sangat membantu pera korban erupsi merapi yang kehilangan tempat tinggal.
Bencana alam merupakan faktor penyebab perubahan sosial yang sangat besar dampaknya.Lingkungan alam sangatlah mempengaruhi sendi kehidupan suatu masyarakat sehingga, bila terjadi perubahan pada lingkungan maka dampaknya adalah terjadinya perubahan sosial terhadap masyarakat tersebut. Bencana alam merupakan penyebab suatu bentuk perubahan sosial yang tidak dikehendakioleh suatu masyarakat terkait dan adanya lava tour berawal dari sesuatu yang tidak dikehendaki yaitu bencana alam.Lava tour terbentuk dengan diawali oleh sebuah bencana alam yaitu erupsi gunung merapi yang menelan banyak koraban dan kerugian.
 Perubahan  sosial yang terjadi pada masyarakat kawasan lava tour berlangsung dengan cepat, karena setelah bencana erupsi merapi masyarakat harus segera menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan yang baru yang secara otomatis merubah tatanan kehidupan anggota masyarakat. Perubahan sosial yang terjadi dengan cepat, menyebabkan sebuah kebingungan dan menimbulkan suatu kejutan kebudayaan atau cultural shock bagi masyarakat. Perubahan- perubahan sosial yang terjadi pada kehidupan sosial masyarakat kawasan daerah lava tour antara lain, perubahan pada pola interaksinya, perubahan matapencahariandan sistem ekonomi, sistem kemasyarakatan, dan organisasi- organisasi sosial.
Pola pemukiman warga daerah lereng  pegunungan umumnya berpencar dan tidak teratur, begitu juga dengan pola pemukiman  masyarakat di lereng gunung merapi yang sekarang ini menjadi kawasan wiasata lava tour. Setelah adanya bencana erupsi merapi yang mengharuskan mereka berkumpul dalam satu area pemukiman yang telah dibuat oleh pemerintah maupun LSM-LSM yang memberi bantuan berupa tempat tinggal sementara, merubah pola pemukiman masyarakat yang berimbas pada pola interaksinya. Pada saat memiliki nasib yang sama yaitu sedang menghadapi suatu masalah yang sama dan harus mencari jalan keluar bersama, maka rasa solidaritas dalam kelompok (ingroup) pada masyarakat dari berbagai desa di lereng gunung merapi yang mengungsi meningkat. Hal ini dapat menambah keharmonisan dan menghilangkan ego individu satu dengan yang lainnya. Selain itu, solidaritas dari luar kelompok (out group) juga meningkat, biasanya masyarakat di luar sana akan segera mengirimkan bantuannya kepada korban bencana alam. Dengan adanya suatu musibah nasional yaitu tidak hanya merapi, menstimulus bangsa indonesia untuk saling   saling tolong menolong dan membangkitkan rasa kepedulian terhadap sesama.
Dampak dari erupsi merapi pada bulan oktober tahun lalu menyebabkan banyak kerugian yaitu dari segi sosial, kesehatan, lingkungan maupun materiil. Erupsi merapi mengakibatkan sejumlah warga kehilangan ternak, rumah, pekerjaan sehari – hari serta harta benda. Banyak juga para korban yang menjadi depresi. Untuk saat ini, pemerintah sudah menyediakan hunian sementara bagi para korban erupsi merapi, pemerintah juga telah mengganti hewan- hewan ternak warga lereng gunung merapi yang hilang saat erupsi merapi, namun masalah yang belum dapat tertasi yaitu sawah masyarakat lereng gunung yang belum bisa digarap karena masih tertimbun oleh pasir dan material yang keluar saat erusi merapi. Hal ini menyebabkan warga yang berprofesi sebagai petani harus memutar otak untuk beralih pekerjaan baru. Sebagian warga memilih untuk menambang pasir dan berbagai profesi lain. keberadaan lava tour pada yaitu pada beberapa daerah yang terkena terjangan lahar erupsi merapi memberikan ruang kerja tersendiri bagi masyarakat lereng gunung merapi. Lava tour ramai dikunjungi warga pada saat setelah terjadinya bencana erupsi merapi. Pada saat status gunung merapi dinyatakan aman dan daerah lereng gunung dibuka, wisatawan berbondong-bondong mengunjungi wisata lahar ini.kesempatan ini diambil masyarakat sekitar yaitu dengan berdagang berbagai macam makanan dan minuman. Salah satu makanan yang dijual yaitu jadah tempe dan minuman khas lereng gunung merapi yaitu wedhang gedhang. Wedang gedhang merupakan minuman yang terbuat dari campuran pisang kepok dan gula batu yang diseduh dengan air hangat. Bu Ngudiyah merupakan salah satu pedagang yang berjualan di kawasan lava tour merapi. Setiap pagi hingga menjelang petang beliau berjualan di dusun kopeng kepuharjo, dan kembali ke shelter ketika kawasan lava tour sudah sepi pengunjung (malam hari). Bu Ngudiyah tinggal di pemukiman sementara yaitu shelter Gondang 2. Sebelum merapi meletus pada akhir oktober 2010, Bu Ngudiyah Berprofesi sebagai petani, namun karena lahan sawah yang tidak bisa diolah karena tumpukan material merapi beliau beralih profesi sebagai pedagang di kawasan lava tour merapi.
Banyaknya wisatawan dari berbagai daerah di indonesia maupun wisatawan asing yang mengunjungi obyek wisata lava tour memberi pengaruh pada perubahan sosial dan budaya masyarakat. Warga lereng merapi yang dalam kesehariannya menggunakan bahasa jawa, berubah menggunakan bahasa indonesia dalam menawarkan barang dagangannya kepada wisatawan yang berkunjung. Kosakata bahasa Indonesia yang digunakan warga lereng merapi sangat terbatas dan dalam kesehariannya tetap menggunakan bahasa sehari- hari. Di bukanya obyek wisata lava tour membuat akses jalan di kawasan lava tour bagus, sehingga banyak warga daerah lereng merapi yang sudah menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan sehari- hari, bahkan untuk mengangkut rumput sebagai pakan hewan ternak menggunakan sepeda motor.


BAB V
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Lava tour merupakan tempat objek wisata yang berupa daerah yang terkena dampak erupsi merapi. Mulai tahun 2010 obyek wisata lava tour tidak hanya di Kaliadem, namun dusun yang biasa menjadi tujuan wisata lava tour  adalah Kinahrejo, Ngrangkah, Pangukrejo yang berada di wilayah Desa Umbulharjo. Sedangkan  lokasi wisata Lava Tour di Desa Kepuharjo, antara lain di Dusun Kopeng, Jambu, Kaliadem, Petung, Manggong, serta sejumlah dusun-dusun di pinggir Kali Gendol, Kalikuning dan  Kali Opak yang masih berada di wilayah Kecamatan Cangkringan.
Lava tour merupakan dampak dari bencana erupsi merapi. Bencana merupakan salah satu faktor ekstern penyebab terjadinya perubahan sosial budaya. Perubahan sosial budaya yang terjadi pada masyarakat di sekitar lava tour diantaranya perubahan pada pola interaksinya, perubahan matapencaharian dan sistem ekonomi, sistem kemasyarakatan, dan organisasi- organisasi sosial. Selain itu warga lereng merapi yang dalam kesehariannya menggunakan bahasa jawa, berubah menggunakan bahasa indonesia dalam menawarkan barang dagangannya kepada wisatawan yang berkunjung.


B.       Saran
Kami selaku penyusun laporan observasi  ini menyadari bahwa laporan observasi ini jauh dari sempurna, maka kami selaku penulis menerima kritik dan saran dari pembaca demi memperbaiki laporan observasi ini untuk kedepannya agar laporan observasi ini menjadi lebih baik, dan lebih bermanfaat bagi pembaca.


DATAR PUSTAKA

James H. Henslin. 2006. Sosiologi: Dengan pendekatan membumi edisi 6. Jakarta:
 Erlangga.

Soekanto, Soerjono. 2009.  Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.